Rekening koran BCA atau Mandiri dari email selalu minta password (format DDMMYYYY + NIK biasanya). Bisa dihapus permanen?
Bisa, asal kamu tau password-nya. Format password rekening koran beda-beda tiap bank — BCA biasanya tanggal lahir + 4 digit NIK terakhir, Mandiri sering pakai NIK lengkap. Masukin yang bener, klik Unlock, file kebuka selamanya.
Bukti potong PPh atau Form 1721-A1 dari HRD kantor selalu password-locked, mau diprint tapi tiap halaman nanya. Bisa dibuang?
Bisa. Format password bukti potong umumnya NPWP + tanggal lahir, atau NIK + 4 digit tahun. Tanya HRD kalau gak yakin. Habis di-unlock di sini, dokumen siap diprint sekaligus tanpa drama.
Statement reksa dana atau saham dari sekuritas (BNI Sekuritas, Mirae) datang via email dengan password. Format password-nya mana?
Tergantung sekuritas. Banyak yang pakai NIK lengkap, ada yang pakai 6 digit terakhir KTP + tahun lahir. Cek email pengirimnya — biasanya format password ditulis di body email. Masukin di sini, file kebuka, gak perlu repeat tiap kali buka.
Gue gak tau password-nya, bisa di-bypass di sini?
Gak bisa. Tool ini bukan buat hacking — secara teknis maupun secara hukum. Buka file orang lain tanpa izin termasuk pelanggaran UU ITE. Yang ini cuma jalan kalau kamu sendiri yang tau password-nya, mau ngapus biar gak repot.
Berapa lama proses unlock-nya?
Biasanya beberapa detik — cuma waktu verifikasi password sama nge-rewrite header file. Ngapus enkripsi selalu lebih cepet daripada masangnya.
Pas unlock dokumen sensitif (slip gaji, hasil lab, statement reksa dana), datanya bocor gak?
Gak. File maupun password yang kamu masukin tetep di browser kamu. Justru buat dokumen kayak gitu, server siapa pun gak boleh tau password-nya — di sini emang gak ada yang nyebrang.
Habis di-unlock, isi PDF berubah?
Gak. Cuma layer enkripsi yang dibuang. Teks, gambar, format halaman, sampai metadata — semuanya tetep persis kayak file asli, cuma gak password-locked lagi.